ummihirzi@gmail.com

ummihirzi@gmail.com
Isi blog ini adalah makalah yang pernah saya buat dan presentasikan di IKA FK Unand, juga artikel kesehatan yang sudah dimuat di kolom Opini Media Lokal/Regional.

Mengenai Saya

Foto saya
Lahir di Bireuen, Aceh, tanggal 05 September 1977. Alumni FK Universitas Syiah Kuala Aceh. Dan telah memperoleh gelar Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Aktif sebagai pengurus IDAI Aceh, IDI Aceh Besar, Anggota Komunitas Rhesus Negatif Aceh dan sebagai Konselor Menyusui juga Ketua Aceh Peduli ASI (APA)...

Rabu, 12 Desember 2012

PHLYCTENULARIS KERATOCONJUNCTIVITIS DUE TO TUBERCULOSIS IN CHILDREN


Tuberculosis (TB) remains a mayor health problem in South-East Asian region and ranks high in the list of causes of morbidity and mortality. Indonesia has the highest TB infection rate in the world. TB is a disease caused by the acid-fast bacillus (AFB) Mycobacterium tuberculosis. TB usually affect the lungs (pulmonary TB) but it can also affect any other part of the body (extrapulmonary TB). Extrapulmonary TB constitutes 10% of total TB. TB can cause a wide variety of ophthalmic findings, ranging from the ocular surface through the optic nerve and to the Central Nervous System.
For full document, download here

Sabtu, 08 Desember 2012

Pengamatan Jangka Panjang Perubahan Tingkah Laku Pasien Pubertas Prekoks Sentral


Pubertas prekok adalah munculnya tanda-tanda seks sekunder sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan dan sebelum usia 9 tahun pada anak laki-laki. Pubertas prekok terdiri atas pubertas prekok sentral yang terjadi akibat aktivasi dini aksis hipotalamus-hipofisis gonad (gonadotropin-dependent precocious puberty), dan pubertas prekok perifer yang disebabkan oleh stimulasi hormon steroid seks (gonadotropin-independent precocious puberty). Kejadian pubertas prekok pada anak perempuan ditemukan 5-10 kali lipat dibandingkan anak laki-laki dan sebanyak 90% idiopatik.
Selanjutnya silakan download disini

Jumat, 19 Oktober 2012

Malrotasi usus

Malrotasi biasanya didiagnosis pada bayi baru lahir dan bayi muda. Kelainan ini terjadi pada kehamilan 10 minggu dan terdapat sekitar 1 dari 500 kelahiran hidup. Pada 75% kasus gejala timbul pada bayi baru lahir dan 90% terjadi dalam 1 tahun kehidupan. Pada bayi, gejala utama malrotasi usus yaitu muntah kehijauan dan pada anak-anak yang lebih tua yaitu sakit perut, diare, konstipasi, tinja berdarah atau gagal tumbuh. Tindakan pembedahan segera akan memberikan prognosis yang baik bagi malrotasi usus. Selengkapnya lihat di sini

Kamis, 15 Maret 2012

HYPOXIC ISCHEMIC ENCEPHALOPHATY

Hipoxic ischemic encephalopathy (HIE) adalah suatu sindrom yang ditandai dengan adanya kelainan klinis dan laboratorium yang timbul karena adanya cedera pada otak yang akut yang disebabkan karena asfiksia. Walaupun telah banyak dicapai kemajuan teknologi di bidang teknologi monitoring dan patofisiologi perinatal asfiksia pada janin dan neonatus, HIE masih merupakan penyebab mortalitas dan morbiditas jangka panjang. HIE terutama di picu oleh keadaan hipoksik otak, iskemik oleh karena hipoksik sistemik dan penurunan aliran darah ke otak.
Selanjutnya silakan download di sini

Selasa, 06 Maret 2012

Invasive Pneumococcus Disease

Invasive pneumococcus disease (IPD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pneumonia (pneumococcus) yang dapat mengakibatkan terjadinya pneumonia, otitis media, meningitis dan bakteriemia. Infeksi pneumokokkus menjadi penyebab kesakitan dan kematian pada anak usia muda. Angka kejadian IPD bervariasi di beberapa negara dengan range 5-400 per 100.000 anak per tahun dengan usia kurang dari 5 tahun.
selanjutnya silakan download di sini

Rabu, 29 Februari 2012

HIPERINSULINISME HIPOGLIKEMIA PADA BAYI

Hipoglikemia merupakan salah satu gangguan metabolik yang terjadi pada bayi dan anak. Hipoglikemia adalah kadar glukosa plasma yang kurang dari 45 mg/dL pada bayi atau anak dengan atau tanpa gejala. Hiperinsulinisme merupakan penyebab utama hipoglikemia baik sementara maupun permanen. Hiperinsulinemia ditandai dengan disregulasi sekresi insulin yang mengakibatkan hipoglikemia persisten ringan sampai berat.
Selanjutnya silakan download di sini

Senin, 13 Februari 2012

GANGGUAN PERKEMBANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH

Gangguan perkembangan masa anak adalah berbagai jenis masalah perkembangan yang potensial terjadi pada masa anak. Pada dasarnya, tiap-tiap tahap perkembangan memiliki pontensi gangguan perkembangan yang berbeda-beda, tergantung pada tahapan perkembangan yang diemban masing-masing usia.
selanjutnya silakan download di sini

Sabtu, 19 November 2011

DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN PENYAKIT CROHN PADA ANAK

Penyakit crohn (PC) merupakan suatu penyakit kronis, transmural dan proses inflamasinya dapat mengenai berbagai segmen saluran cerna mulai dari mulut sampai anus. Penyakit crohn merupakan satu dari dua kelainan utama inflammatory bowel disease. Penyakit ini lebih banyak terjadi pada orang berkulit putih, mengenai pria dan wanita sama banyak. Sekitar 25% kasus baru PC terjadi pada usia <20 tahun. Puncak insiden PC muncul pada dekade 2 dan 3 kehidupan, kurang dari 5% kasus anak terjadi pada usia di bawah 5 tahun. Selanjutnya silahkan download disini

Jumat, 11 November 2011

RESISTENSI ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV ANAK

Infeksi HIV merupakan masalah yang telah menjadi wabah yang telah menyebar hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan negara dengan penyebaran infeksi HIV terbesar di kawasan Asia. Penderita HIV yang semakin bertambah membutuhkan perawatan khusus termasuk pemberian anti retroviral.1 Pemberian obat anti retroviral (ARV) untuk anak dan bayi yang terinfeksi menjadi satu jalan untuk menanggulangi pandemi HIV pada anak di samping upaya untuk mencegah penularan infeksi HIV pada bayi dan anak.2 Penggunaan kombinasi obat antiretroviral telah terbukti efektif dalam mengendalikan perkembangan penyakit karena infeksi HIV, dan memperpanjang kelangsungan hidup. Namun, penggunaan obat tersebut juga diikuti oleh berkembangnya resistensi obat.
Selanjutnya silahkan download disini

Rabu, 09 November 2011

Takikardi supraventrikular

Takikardi supraventrikular (TSV) adalah satu jenis takidisritmia yang ditandai dengan perubahan laju jantung yang mendadak bertambah cepat menjadi berkisar antara 150 kali/menit sampai 250 kali/menit. Kelainan pada TSV mencakup komponen sistem konduksi dan terjadi di bagian atas bundel HIS. Pada kebanyakan TSV mempunyai kompleks QRS normal.1,2 Kelainan ini sering terjadi pada demam, emosi, aktivitas fisik dan gagal jantung.3,4
Selanjutnya silahkan download disini

Jumat, 21 Oktober 2011

TATA LAKSANA DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT DENGAN HIPERNATREMIA

Gangguan Keseimbangan Natrium

Gangguan keseimbangan natrium selalu berkaitan dengan keseimbangan air. Osmolalitas dipantau osmoreseptor di hipotalamus. Status hidrasi atau volume ECF dipantau dari tekanan oleh baroreseptor di sinus karotis, sinus aorta dan atrium kanan.

Bila ECF meningkat, mekanisme untuk meningkatkan ekskresi natrium dan air diaktifkan. Bila volume plasma meningkat, venous return yang meningkat akan meregangkan dinding atrium dan merangsang pelepasan atrial natriuretic peptides(ANP). ANP mengurangi rasa haus dan menghambat pengeluaran aldosteron, sehingga pengeluaran natrium dan air meningkat, volume ECF berkurang dan tekanan darah turun kembali menjadi normal. Bila osmolalitas yang dipantau osmoreseptr di hipotalamus menurun, pelepasan hormon antidiuretik (ADH) dikurangi, akibatnya pengeluaran air melalui ginjal bertambah dengan demikian volume ECF dan tekanan darah kembali turun menjadi normal.

Download artikel selengkapnya disini

ALKALOSIS METABOLIK

Suatu proses terjadinya peningkatan primer bikarbonat dalam arteri. Akibat peningkatan ini, rasio PCO2 dan kadar HCO3 dalam arteri berubah. Usaha tubuh untuk memperbaiki rasio ini dilakukan oleh paru dengan menurunkan ventilasi (hipoventilasi) sehingga PCO2 meningkat dalam arteri dan meningkatnya konsentrasi HCO3 dalam urin.

Etiologi
Ambang fisiologi ginjal untuk reabsorpsi bikarbonat adalah 26-28 mmol/liter. Dalam keadaan normal bila bikarbonat plasma di atas 26-28 mmol/liter, maka sebagian bikarbonat yang trefiltrasi tidak diabsorpsi melainkan dikeluarkan bersama urin. Mekanisme tersebut sangat efektif sehingga dapat mempertahankan bikarbonat plasma dalam batas normal. Pada keadaan tertentu dapat terjadi peningkatan ambang batas tersebut dan mengakibatkan kenaikan kadara bikarbonat plasma seperti pada kehilangan volume intravascular, hipokalemia dan sekresi aldosteron yang berlebihan.

Ada 3 mekanisme yang menerangkan peningkatan ambang batas reabsorpsi bikarbonat pada hipokalemia yaitu adanya asidosis intrasel, peningkatan fungsi H+, K+ ATPase exchanger dan peningkatan sekresi ammonium. Kadar kalium ekstrasel yang rendah menyebabkan terjadinya perbedaan daya difusi kalium dari intrasel ke ekstrasel. Keluarnya kalium diikuti dengan bikarbonat. Menurunnya kadar bikarbonat intrasel menyebabkan asidosis intrasel. Asisosis intrasel oleh sel tubulus ginjal dianggap sebagai asidosis ekstrasel dan direspons dengan sekresi proton yang diikuti reabsorpsi bikarbonat.

Download artikel selengkapnya disini

Tertarik dengan kegiatan dan layanan informasi yang kami berikan?
Anda dapat memperoleh informasi terbaru melalui email.