ummihirzi@gmail.com

ummihirzi@gmail.com
Isi blog ini adalah makalah yang pernah saya buat dan presentasikan di IKA FK Unand, juga artikel kesehatan yang sudah dimuat di kolom Opini Media Lokal/Regional.

Mengenai Saya

Foto saya
Lahir di Bireuen, Aceh, tanggal 05 September 1977. Alumni FK Universitas Syiah Kuala Aceh. Dan telah memperoleh gelar Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Aktif sebagai pengurus IDAI Aceh, IDI Aceh Besar, Anggota Komunitas Rhesus Negatif Aceh dan sebagai Konselor Menyusui juga Ketua Aceh Peduli ASI (APA)...

Rabu, 21 Agustus 2013

Rekomendasi IDAI tentang Hiperplasia Adrenal Kongenital


REKOMENDASI No.: 006/Rek/PP IDAI/VII/2013 tentang Hiperplasia Adrenal Kongenital (Congenital Adrenal Hyperplasia)

  1. Perlu skrining pada bayi baru lahir terhadap hiperplasia adrenal kongenital (HAK), khususnya HAK dengan defisiensi enzim 21 hidroksilase. Skrining ini dapat diintegrasikan dengan program skrining bayi baru lahir yang lain seperti terhadap hipotiroid kongenital.
  2. Perlu pemeriksaan 17 hidroksi progesteron (17OHP) pagi hari untuk menegakkan diagnosis HAK pada kasus-kasus yang diduga secara klinis mengalami HAK.
  3. Perlu pengadaan sarana diagnostik untuk pemeriksaan 17 hidroksi progesteron di Indonesia.
  4. Perlu pemberian terapi rumatan untuk pasien HAK klasik dengan menggunakan tablet hidrokortison.
  5. Perlu pemberian fludrokortison tablet pada pasein HAK klasik, terutama pada bayi baru lahir dan masa bayi.
  6. Perlu pemberian hidrokortison injeksi pada pasien HAK klasik yang mengalami kondisi gawat darurat, berupa krisis adrenal.
  7. Perlu pengadaan hidrokortison tablet, hidrokortison injeksi, dan fludrokortison tablet untuk digunakan sebagai pengobatan pasien HAK.Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia

Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia
Disusun oleh: UKK Endokrinologi IDAI

Tidak ada komentar:
Write komentar

Tertarik dengan kegiatan dan layanan informasi yang kami berikan?
Anda dapat memperoleh informasi terbaru melalui email.