ummihirzi@gmail.com

ummihirzi@gmail.com
Isi blog ini adalah makalah yang pernah saya buat dan presentasikan di IKA FK Unand, juga artikel kesehatan yang sudah dimuat di kolom Opini Media Lokal/Regional.

Mengenai Saya

Foto saya
Lahir di Bireuen, Aceh, tanggal 05 September 1977. Alumni FK Universitas Syiah Kuala Aceh. Dan telah memperoleh gelar Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Aktif sebagai pengurus IDAI Aceh, IDI Aceh Besar, Anggota Komunitas Rhesus Negatif Aceh dan sebagai Konselor Menyusui juga Ketua Aceh Peduli ASI (APA)...

Jumat, 06 Januari 2017

MENYUSUI DALAM PERSPEKTIF AL QURAN & HADIST



Terdapat  beberapa dalil Al Quran yang menjelaskan tentang menyusui. Yang pertama adalah Surat Al Baqarah ayat 233 yang mengandung arti “Para Ibu hendaklah menyusukan anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban Ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kemampuannya. Janganlah seorang Ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang Ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”.

ASI & IMUNISASI



Apakah ASI bisa menggantikan posisi vaksin yang berguna untuk imunisasi? Jawabannya adalah TIDAK. Karena ASI dan Imunisasi tidak saling menggantikan akan tetapi berjalan beriringan. Memberikan ASI eksklusif enam bulan, dilanjutkan kemudian sampai usia dua tahun dan memberikan Imunisasi sejak lahir sampai usia tertentu berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan. Belakangan ini banyak bermunculan para antivaksin yang secara terang terangan menolak pemberian imunisasi. Mereka giat melancarkan kampanye melalui media sosial dan juga buku. Berbagai isu negatif digulirkan dalam menentang imunisasi.

RUANG LAKTASI DI PENGUNGSIAN


Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter yang terjadi pada Hari Rabu 7 Desember 2016 telah memberikan banyak duka kepada masyarakat Aceh khususnya yang berada di Wilayah Kabupaten Pidie Jaya dan sebagian wilayah Kabupaten Bireuen. Banyak korban meninggal karena terhimpit bangunan yang roboh, juga korban yang luka berat serta luka ringan. Bangunan rumah dan ruko banyak yang hancur total ataupun retak. Kondisi demikian menyebabkan warga harus tinggal di pengungsian. Masih seringnya terjadi gempa susulan juga menjadi alasan bagi warga masyarakat untuk tetap tinggal di lokasi pengungsian walaupun rumahnya tidak ikut roboh atau retak.

Rabu, 04 Januari 2017

HIV & Menyusui


Infeksi HIV (Human immunodeficiency virus) adalah infeksi virus yang memperlemah sistem kekebalan tubuh, dan pada akhirnya menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). AIDS merupakan sekelompok kondisi medis yang menunjukkan lemahnya kekebalan tubuh, sering berwujud infeksi ikutan (infeksi oportunistik) dan kanker, yang hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Penularan virus ini yaitu melalui cairan tubuh berupa hubungan seksual, transfusi darah, berbagi alat suntik pada pengguna narkoba. Salah satu akibatnya adalah jumlah perempuan yang terinfeksi HIV dari tahun ke tahun semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya jumlah laki-laki yang melakukan hubungan seksual tidak aman, yang selanjutnya akan menularkan pada pasangan seksualnya.

Minggu, 18 Desember 2016

Infeksi HIV/AIDS Pada Anak

Infeksi HIV adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menunjukkan adanya sindrom defisiensi imun sebagai akibat dari infeksi HIV. Infeksi HIV/AIDS pertama kali dilaporkan di Amerika pada tahun 1981 pada orang dewasa homoseksual dan pada anak ditemukan tahun 1983. Sedangkan di Indonesia kasus HIV pertama kali ditemukan pada tahun 1987 yaitu pada pasien dewasa di Bali.

Pneumonia, Ancaman Bagi Anak Kita


Organisasi Kesehatan Dunia, WHO telah mencanangkan tanggal 12 November sebagai Hari Pneumonia Sedunia (World Pneumonia Day/WPD). Pada tahun 2016 ini merupakan peringatan yang ketujuh setelah dicanangkan pertama sekali pada tahun 2009 dengan seruan ‘fight pneumonia, save the children’ di seluruh dunia.  Sedangkan tema peringatan WPD tahun 2016 ini adalah “Keep the Promise Stop Pneumonia Now”, dipusatkan acaranya di Kota Bandung setelah tahun sebelumnya dipusatkan di Banda Aceh.

Minggu, 23 Oktober 2016

Mengenal Cerebral Palsy



Setiap hari Rabu minggu pertama di bulan Oktober diperingati sebagai Hari Cerebral Palsy Sedunia (World Cerebral Palsy Day). Untuk tahun 2016,  jatuh pada tanggal 5 Oktober 2016. Tema perayaan tahun ini adalah “We will tell the world.. I am here, We are here”.  Cerebral palsy merupakan keadaan disabilitas fisik yang paling sering terjadi pada masa anak.Cerebral Palsy adalah suatu keadaan  kerusakan jaringan otak yang bersifat menetap, tidak progresif, terjadi pada usia dini sehingga mengganggu perkembangan otak dan menunjukkan kelainan posisi, tonus otot dan koordinasi motorik serta kelainan neurologis lainnya (kelumpuhan). Kata cerebral berarti otak, palsy berarti kelumpuhan. Istilah ini pertama sekali diperkenalkan tahun 1889 oleh Sir William Osler. 

KENALI RHESUS ANDA


Jenis penggolongan golongan darah selain berupa sistem A, B dan O juga dikenal dengan sistem rhesus. Pada tahun 1901 Landsteiner menemukan golongan darah sistem ABO dan kemudian sistem antigen rhesus (Rh) ditemukan oleh Levine dan Stetson di tahun 1939. Kedua sistem ini menjadi dasar penting bagi transfusi darah. Dinamakan rhesus karena dalam penelitian mereka menggunakan darah kera rhesus (Macaca mulatta).
Sistem rhesus terdiri atas dua jenis yaitu rhesus positif dan rhesus negatif berdasarkan ada tidaknya antigen rhesus pada dinding sel darah merah seseorang. Rhesus positif (Rh+), dalam darahnya memiliki antigen rhesus yang ditunjukkan dengan reaksi positif atau dijumpai adanya gumpalan sel darah merah pada waktu dilakukan tes dengan antibodi Rh. Sedangkan rhesus negatif (Rh-), dalam darahnya tidak memiliki antigen rhesus yang menunjukkan reaksi negatif atau tidak dijumpai penggumpalan saat dilakukan tes dengan antibodi Rh. Dalam penulisannya, jenis penggolongan rhesus ini digabungkan dengan penggolongan ABO yaitu berupa A+ dan A-, B+ dan B-, O+ dan O- serta AB+ dan AB-.

Rabu, 05 Oktober 2016

Pergub ASI Eksklusif di Aceh


Rasa syukur yang tidak terkira kita ucapkan atas dikeluarkannya Peraturan Gubernur Aceh Nomor 49 Tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Peraturan Gubernur (Pergub) ini ditandatangani oleh Gubernur Aceh, Dr. Zaini Abdullah pada tanggal 11 Agustus 2016. Berbagai pertimbangan keluarnya Pergub ini antara lain bahwa pemberian ASI merupakan bagian dari pelaksanaan syariat Islam di Aceh dan juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif dan Undang Undang RI tentang Kesehatan N0. 36 tahun 2009 Pasal 128 bahwa setiap bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan sampai usia 2 tahun.

Rabu, 17 Agustus 2016

Wanita Pekerja Menyusui, Why Not?


Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week diperingati pada tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya. Pekan ASI Sedunia tahun 2016 ini (PAS) mengambil tema “ Breastfeeding A Key to Sustainable Development”. Untuk tingkat nasional mengangkat tema “ Ibu Menyusui sampai 2 tahun lebih hemat, anak sehat dan cerdas, dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera”. Kemudian dikuatkan dengan slogan Ayo Dukung Ibu Menyusui.

Rekomendasi WHO/UNICEF, bahwa standar emas pemberian makan pada bayi dan anak adalah: 1). Mulai segera menyusu dalam setengah jam sampai 1 jam setelah lahir, 2). Memberikan ASI eksklusif sampai usia 6 bulan, 3). Mulai usia 6 bulan baru diberikan Makanan Pendamping (MP) ASI dan 4). Meneruskan menyusui sampai usia 2 tahun. Untuk mencapai keberhasilan menyusui memerlukan dukungan Pemerintah, dan semua lapisan masyarakat.

Kontroversi Imunisasi



Program imunisasi nasional di Indonesia sudah dijalankan oleh Kementerian Kesehatan sejak tahun 1977. Namun sebenarnya imunisasi di Indonesia sudah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Setelah Indonesia merdeka, program imunisasi dilaksanakan sejak tahun 1956 melalui pemberian imunisasi cacar (variola) dan BCG. Setelah dicanangkan program imunisasi nasional tahun 1977 tersebut, jenis dan jumlah vaksin yang diberikan kepada masyarakat Indonesia terus bertambah. Saat ini vaksin yang beredar di Indonesia dan direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah vaksin Hepatitis B, Polio, BCG, DPT- HiB, Campak. Vaksin tersebut bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas atau Rumah Sakit Pemerintah. Sedangkan beberapa vaksin lain yang merupakan rekomendasi IDAI yang juga sangat perlu untuk mendukung kesehatan bayi dan anak, belum termasuk dalam program imunisasi gratis dari Kemenkes sehingga masyarakat harus membayar untuk mendapatkannya. Vaksin tersebut yaitu Rotavirus, Pneumokokus (PCV), Influenza, MMR (Mump, Measles, Rubella), Tifoid, Hepatitis A, Varisella dan Human Papilloma Virus (HPV), bisa didapatkan di RS swasta atau praktek dokter spesialis anak.

Mengenal Autisme

Bulan April disebut juga sebagai bulan Autis, tepatnya tanggal 2 April ditetapkan sebagai Autisme Awareness Day. Istilah autis sudah sering kita dengar bahkan terkadang sudah dijadikan bahasa lelucon di kalangan masyarakat. Apa dan bagaimana autis itu sebenarnya?

Autis atau autisme atau autism spectrum disorders (ASD) merupakan salah satu gangguan perkembangan anak yang mempunyai beberapa karakteristik utama, yaitu gangguan komunikasi atau interaksi sosial dan perilaku repetitif (berulang) untuk aktivitas tertentu, yang muncul sejak usia dini dan mengganggu atau membatasi fungsional anak dalam kehidupannya sehari hari. Autisme merupakan kelainan perkembangan anak yang masuk dalam kelompok pervasive developmental disorder (PDD). PDD merupakan kelainan perkembangan pada anak yang sifatnya luas dan kompleks. Selain autisme, yang termasuk PDD adalah Asperger syndrome, PDD-NOS (pervasive developmental disorder not otherwise spesific), rett syndrome, childhood disintegrative disorder (CDD). Autisme lebih banyak dijumpai pada anak laki laki dibandingkan dengan perempuan (4 : 1).

Tertarik dengan kegiatan dan layanan informasi yang kami berikan?
Anda dapat memperoleh informasi terbaru melalui email.