ummihirzi@gmail.com

ummihirzi@gmail.com
Isi blog ini adalah makalah yang pernah saya buat dan presentasikan di IKA FK Unand, juga artikel kesehatan yang sudah dimuat di kolom Opini Media Lokal/Regional.

Mengenai Saya

Foto saya
Lahir di Bireuen, Aceh, tanggal 05 September 1977. Alumni FK Universitas Syiah Kuala Aceh. Dan telah memperoleh gelar Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Aktif sebagai pengurus IDAI Aceh, IDI Aceh Besar, Anggota Komunitas Rhesus Negatif Aceh dan sebagai Konselor Menyusui juga Ketua Aceh Peduli ASI (APA)...

Kamis, 30 Agustus 2018

Imunisasi MR, Bagaimana Nasibmu?

Bulan Agustus dan September tahun 2018 ini seharusnya menjadi waktu pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) untuk di luar Pulau Jawa termasuk di Aceh. Di Pulau Jawa sudah berlangsung tahun lalu pada bulan Agustus dan September 2017. Vaksin MR ini merupakan vaksin yang baru digunakan di Indonesia, merupakan produksi dari Negara India dan disubsidi oleh Pemerintah, yang berarti diberikan secara gratis kepada masyarakat. Vaksin ini untuk mencegah penyakit measles (campak) dan Rubella.

Senin, 30 Juli 2018

Imunisasi MR, Perlukah?

Bulan Agustus dan September tahun ini akan menjadi waktu pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) untuk di luar Pulau Jawa termasuk di Aceh. Di Pulau Jawa sudah berlangsung tahun lalu pada bulan Agustus dan September 2017. Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Sedangkan tujuan dilakukan imunisasi MR ini adalah meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi (penularan) virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan akibat penyakit campak dan rubella serta menurunkan angka kejadian sindrom rubella kongenital (CRS/Congenital Rubella Syndrome).

Jumat, 23 Maret 2018

Tuberkulosis Pada Anak (Fenomena Gunung Es)


Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan sejak lama. Jumlah kasus baru terus meningkat di seluruh dunia, sebagian besar ditemukan di negara berkembang. Tuberkulosis masih merupakan penyakit sebagai penyebab tingginya angka mortalitas (kematian) dan morbiditas (kesakitan) serta tingginya biaya kesehatan. Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Setelah berbagai upaya pengendalian yang dilakukan, angka kejadian dan kematian akibat TB telah menurun namun diperkirakan masih menyerang 9,6 juta orang dan menyebabkan 1,2 juta kematian pada tahun 2014. India, Indonesia dan China merupakan negara dengan penderita TB terbanyak yaitu dengan angka berturut turut 23%, 10% dan 10% dari seluruh penderita di dunia (data WHO, Global Tuberculosis Report 2015).

Sabtu, 17 Maret 2018

Pengurangan Risiko Bencana


Negara kita Indonesia memiliki banyak wilayah yang rawan bencana, dengan letak geografisnya yang strategis telah menjadikan Indonesia pusat peradaban sekaligus juga mengandung potensi alamiah yang membahayakan dan menghancurkan. Aceh, termasuk dalam wilayah yang sangat berpotensi terkena bencana alam baik itu gempa, banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan. Bencana menurut Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 mempunyai definisi yaitu peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Over Diagnosis Difteri??


Sejak awal tahun 2017 penyakit difteri kembali mewabah. Sepanjang tahun tersebut ditemukan hampir 100 kasus di Aceh dan masih terus terjadi sampai sekarang. Di bulan Januari 2018 ini saja sudah ditemukan 31 kasus difteri. Tentu ini merupakan hal yang sangat mengerikan bagi kita semua karena berkaitan dengan sifat penularan difteri yang sangat cepat juga pengobatan yang lama butuh isolasi serta komplikasi yang disebabkannya bahkan bisa berakhir dengan kematian.

Senin, 12 Februari 2018

My Family

My family

Sabtu, 03 Februari 2018

Kanker Pada Anak

Ancaman penyakit kanker tidak hanya terjadi pada orang dewasa, akan tetapi saat ini banyak anak yang terserang berbagai jenis kanker. Secara nasional berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia sebesar 1,4 o/oo atau diperkirakan sekitar 347.792 orang. Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 (RISKESDAS) menunjukkan prevalensi kanker anak usia 0-14 tahun yaitu sebesar 16.291 kasus. Saat ini diperkirakan jauh meningkat jumlah kasusnya. Sedangkan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh anak di Indonesia adalah Leukemia (kanker darah)  dan Retinoblastoma (kanker mata). Berbagai jenis kanker pada anak selain kanker darah dan kanker mata, yaitu tumor otak dan saraf, limfoma (kanker kelenjar getah bening), rhabdomiosarkoma (kanker jaringan otot), osteosarkoma (kanker tulang), neuroblastoma (kanker saraf), dan tumor wilms (kanker ginjal). 

Minggu, 28 Januari 2018

Semangat Islam Para Pengungsi Rohingya


Tanggal 9 Januari merupakan waktu yang saya tunggu tunggu karena di hari tersebut merupakan hari keberangkatan kami, Tim 9 IHA ke Cox’s Bazar, Bangladesh. Sebenarnya saya sudah dijadwalkan berangkat pada tanggal 17 November 2017 akan tetapi batal karena berkaitan dengan pengurusan visa yang belum selesai. Tim IHA (Indonesian Humanitarian Alliance) merupakan gabungan dari berbagai lembaga yaitu MuhammadiyahAid, Dompet Dhuafa, Darut Tauhid, Nahdatul Ulama, PKPU, Lazis Wahdah, dan Laznas LMI, yang mendapat dukungan dari Kementerian luar Negeri Indonesia. Aliansi ini bertujuan mengoptimalkan fungsi pemberian bantuan layanan kemanusiaan. Untuk di Bangladesh, IHA berfokus pada kegiatan pemenuhan layanan korban terdampak konflik Myanmar. Untuk bidang kesehatan diketuai oleh seorang dokter yang berasal dari MuhammadiyahAid.

Kamis, 25 Januari 2018

Kontroversi Donor ASI


Air Susu Ibu (ASI) merupakan zat hidup yang sangat dibutuhkan oleh bayi baru lahir  sampai berusia dua tahun. Untuk enam bulan pertama ASI bisa memenuhi 100% kebutuhan bayi sehingga disebutkan dengan istilah ASI Eksklusif dimana hanya memberikan ASI saja tanpa ada makanan dan minuman lainnya baik berupa air putih, air tajin, susu formula, madu apalagi makanan padat (pisang, bubur dan lain lain).
Sebagaimana sudah kita ketahui bahwa menyusui sangat banyak bermanfaat baik bagi si bayi maupun si Ibu. ASI mengandung zat zat gizi yang lengkap, mudah dicerna, diserap secara efisien. ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya, disamping itu juga mengandung antibodi yang akan membantu bayi membangun sistem kekebalan tubuh dalam masa pertumbuhannya. ASI melindungi terhadap infeksi, melindungi kesehatan ibu, membantu bonding dan menunda kehamilan yang baru. Menyusui membantu ibu dan bayi membentuk hubungan yang erat dan penuh kasih sayang yang membuat ibu merasa puas secara emosional. Kontak kulit antara ibu dan bayi segera setelah persalinan membantu mengembangkan hubungan tersebut. Proses ini yang disebut dengan bonding.

Jumat, 19 Januari 2018

Ada Harapan di Bali Derita Para Pengungsi Rohingya


Konflik berkepanjangan yang terjadi di Myanmar, telah membuat banyak kesedihan yang mendalam. Berbagai penderitaan yang dialami warga Rohingya membuat mereka harus lari (terusir) dari negaranya sendiri. Sebagian besar mereka mengungsi ke negara tetangganya yaitu Bangladesh. Untuk saat ini jumlah total seluruh pengungsi Rohingya yang berada di Bangladesh adalah 1,2 juta jiwa. Sungguh jumlah yang sangat luar biasa. Lokasi pengungsi tinggal adalah Cox’s bazar, salah satu kabupaten di Provinsi Chittagong, Bangladesh.

Minggu, 03 Desember 2017

TANTANGAN PROGRAM IMUNISASI DI ACEH

Pada bulan Agustus 2017 lalu, dicanangkan sebagai bulan pelaksanaan imunisasi MR. Program ini dilaksanakan di Pulau Jawa sedangkan pelaksanaan di luar Pulau Jawa termasuk di Aceh akan dilakukan pada bulan Agustus 2018. Imunisasi MR (Morbili dan Rubella) merupakan program imunisasi yang baru disubsidi oleh Pemerintah. Vaksin MR ini  untuk mencegah penyakit morbili (campak) dan rubella. Vaksin MR yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari BPOM. Vaksin ini aman dan sudah digunakan di 141 negara  di dunia. Vaksin MR diberikan pada usia 9 bulan sampai 15 tahun. Vaksin ini akan menggantikan posisi vaksin campak yang pemberiannya sama yaitu usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD.

Selasa, 31 Oktober 2017

Pergub ASI Eksklusif, Apa Kabarmu?



Pada tanggal 11 Agustus 2016, Gubernur Aceh saat itu yaitu Bapak dr. Zaini Abdullah menandatangani sebuah Peraturan Gubernur (Pergub) no. 49 tahun 2016 yang dinamakan dengan Pergub ASI Eksklusif. Berbagai pertimbangan keluarnya Pergub ini antara lain bahwa pemberian ASI merupakan bagian dari pelaksanaan syariat Islam di Aceh dan juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif dan Undang Undang RI tentang Kesehatan N0. 36 tahun 2009 Pasal 128 bahwa setiap bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan sampai usia 2 tahun.

Tertarik dengan kegiatan dan layanan informasi yang kami berikan?
Anda dapat memperoleh informasi terbaru melalui email.