ummihirzi@gmail.com

ummihirzi@gmail.com
Isi blog ini adalah makalah yang pernah saya buat dan presentasikan di IKA FK Unand, juga artikel kesehatan yang sudah dimuat di kolom Opini Media Lokal/Regional.

Mengenai Saya

Foto saya
Lahir di Bireuen, Aceh, tanggal 05 September 1977. Alumni FK Universitas Syiah Kuala Aceh. Dan telah memperoleh gelar Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Aktif sebagai pengurus IDAI Aceh, IDI Aceh Besar, Anggota Komunitas Rhesus Negatif Aceh dan sebagai Konselor Menyusui juga Ketua Aceh Peduli ASI (APA)...

Minggu, 03 Mei 2020

Normalkah Tumbuh Kembang Anak Kita?


Pertumbuhan dan perkembangan adalah sesuatu hal yang berbeda. Pertumbuhan didefiniskan sebagai bertambahnya ukuran fisik tubuh berupa berat badan (BB), panjang/tinggi badan (PB/TB), serta lingkar kepala. Sedangkan perkembangan adalah bertambahanya kemampuan fungsi tubuh menjadi lebih komplek, misalnya bayi bertambah kemampuan dari tengkurap kemudian duduk, dari duduk menjadi berdiri kemudian berjalan (motorik kasar), bertambahnya kemampuan motorik halus seperti bisa menggapai benda, menggenggam dan juga memungut benda benda kecil serta juga perkembangan bicara/bahasa. Pada perkembangan juga melihat kemampuan fungsi-fungsi individu yang lain yaitu pendengaran, penglihatan, komunikasi, emosi, sosial, kemandirian, kecerdasan, bahkan perkembangan moral.

Rabu, 29 April 2020

Persiapan MP ASI Di Tengah Pandemi Covid 19


Wabah penyakit Covid 19 masih saja terus menjadi masalah kesehatan saat ini baik bagi negara kita maupun berbagai negara di dunia. Semua negara sibuk dengan berbagai langkah pencegahan maupun pengobatan serta bagaimana menyediakan berbagai alat pelindung diri untuk para tenaga kesehatan yang berjuang di lini terdepan. Masyarakat dihimbau untuk di rumah saja, tidak melakukan kegiatan di keramaian, selalu menerapkan social distancing dan juga physical distancing. Keluar rumah hanya untuk keperluan penting saja. Bila tidak ada hal yang urgen maka sebaiknya tetap berada di rumah beserta keluarga.

Senin, 13 April 2020

TBC di Tengah Wabah Corona


Walaupun saat ini kita sedang berada dalam wabah virus corona yang melanda Indonesia dan dunia, akan tetapi permasalahan penyakit tuberkulosis (TBC) jangan kita lupakan. Sampai saat sebelum Covid-19, TBC masih menjadi pembunuh di dunia sehingga dikenal dengan istilah “Captain of the Men of Death”. TBC menyebabkan kematian sebanyak 4000 orang per hari dan sebanyak 1,5 juta orang per tahun di dunia. Setiap tanggal 24 Maret diperingati sebagai World TB Day atau Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS). Peringatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa TBC masih menjadi epidemi di dunia dan di Indonesia masih menjadi penyebab kematian nomor satu. Indonesia menetapkan tema nasional peringatan HTBS tahun 2020 adalah “Saatnya Anak Indonesia Bebas TBC, untuk Indonesia Unggul”.

Minggu, 05 April 2020

Mencegah Covid 19 pada Anak


Saat ini dunia sedang menghadapi pandemi virus corona baru. Suatu penyakit baru yang dinamakan dengan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan paru yang pertama sekali terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Awalnya kasus berupa pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya dan menimbulkan banyak korban meninggal. Kemudian diumumkan bahwa penyebabnya adalah virus SARS Cov 2. Penyakit yang disebabkan oleh virus corona sudah pernah terjadi.  Virus corona ini merupakan virus yang sudah lama dikenal. Virus ini menyebabkan gangguan pernafasan ringan sampai berat. Ada penyakit MERS (middle East Respiratory Syndrome} yang pernah juga menjadi wabah di dunia, yang bersifat zoonosis, ditularkan dari unta kepada manusia. Kemudia ada juga SARS (Systemic Acute Respiratory Syndrome) yang ditularkan dari kucing luwak kepada manusia. Nah untuk covid-19 ini belum jelas diketahui apakah berasal dari hewan dan kemudian ditularkan kepada manusia.

Pakai Sarung Tangan bisa Cegah Corona?


Saat ini Indonesia sedang dilanda wabah virus corona atau dikenal dengan penyakit Covid-19. Termasuk juga di Aceh, terdapat 5 orang pasien Covid-19 yang positif, ada pasien dalam pengawasan (PDP) serta ada juga orang dalam pemantauan (ODP). Berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit Covid 19 tersebut, baik mengenai apa itu covid 19, cara penularannya, gejala yang timbul serta bagaimana cara pencegahannya.  Penyakit covid 19 ini ternyata sangat mempengaruhi semua lini kehidupan masyarakat. Ini bisa dimaklumi karena memang angka kejadian kasus yang sangat banyak di dunia dan jumlah kematian yang sangat tinggi. Masyarakatpun menjadi sangat khawatir dan berusaha waspada serta melakukan berbagai langkah pencegahan.

Minggu, 15 Maret 2020

Apakah Mimisan Berbahaya?


Mimisan merupakan keluhan yang paling sering dari para orang tua sehingga mereka membawa bayi atau anaknya periksa ke dokter. Para orang tua merasa sangat cemas bila anaknya mengalami mimisan. Mereka menjadi panik saat melihat darah yang mengucur dari hidung si anak. Mimisan dalam istilah kedokteran disebut dengan epistaksis. Apakah sebenarnya mimisan tersebut, apakah penyebabnya, hal apa saja yang perlu dilakukan di rumah saat anak mengalami mimisan dan kapan seorang anak harus dibawa periksa bila mengalami mimisan?

Selasa, 25 Februari 2020

Bullying Pada Anak

Beberapa waktu lalu kita terkejut saat membaca berita dimana seorang pelajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Jakarta meninggal karena upaya bunuh diri yaitu dengan melompat dari lantai empat sekolahnya. Dari informasi yang beredar dikabarkan bahwa siswa tersebut selama ini sering mengalami bullying atau perundungan (walaupun sudah dibantah oleh pihak sekolah). Terlepas dari betul tidaknya kabar tentang bullying tersebut, hal ini sangat membuat ngilu. Sebelumnya juga ada beberapa kasus yang hampir sama, terjadi bunuh diri pada remaja karena mendapat perlakuan (dibully). Sungguh miris!

Minggu, 23 Februari 2020

Cegah Stunting dengan MP ASI Berkualitas


Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) bahwa angka stunting pada anak balita yaitu 30,8% dan pada baduta 29,9%, menunjukkan penurunan dibandingkan Riskesdas 2013 dengan angka stunting 37,2%. Meskipun tren angka stunting mengalami penurunan, akan tetapi angka stunting kita masih berada di bawah rekomendasi WHO (yaitu di bawah 20%). Persentase stunting di Indonesia secara keseluruhan masih tergolong tinggi dan harus mendapat perhatian khusus.

Senin, 03 Februari 2020

Corona Oh Corona



Serangan virus Corona menjadi trending topic saat ini di seluruh dunia, termasuk di Indonesia bahkan juga di Aceh banyak masyarakat awam yang mulai membicarakan virus ini. Postingan di media sosial setiap harinya tidak terlepas dari pembahasan ataupun sekedar membagikan informasi tentang virus ini. Pada tanggal 31 Desember 2019, WHO China Country Office melaporkan kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Sampai dengan 30 Januari 2020, secara global 7830 kasus konfirm di 20 negara dengan 170 kematian. Rinciannya berupa: China 7761 kasus konfirmasi (termasuk Hongkong, Taiwan, dan Macau) dengan 170 kematian, Jepang (7 kasus), Thailand (14 kasus), Korea Selatan (4 kasus), Vietnam (2 kasus), Singapura (10 kasus), USA (5 kasus), Nepal (1 kasus), Perancis (5 kasus), Australia (7 kasus), Jerman (4 kasus), UAE (4 kasus), Kanada (3 kasus), Kamboja (1 kasus), Finlandia (1 kasus), Srilanka (1 kasus).

Selasa, 17 Desember 2019

Awas Polio Mengintai Aceh

Minggu yang lalu (tanggal 8 Desember 2019), kita dikejutkan dengan berita bahwa ditemukan satu kasus polio di Malaysia. Ini merupakan kasus pertama di Malaysia setelah negara tersebut bebas dari Polio selama 27 tahun sejak tahun 1992. Informasi yang dikemukakan oleh Dirjen di Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengatakan seorang bayi berusia tiga bulan di Negara Bagian Sabah (tepatnya di wilayah Tuaran), diketahui telah terjangkit polio. Sebelumnya di bulan September tahun 2019, juga terjadi dua kasus polio di Filipina, masing masing menyerang anak usia 3 tahun dan 5 tahun. Dan diberitakan bahwa kasus yang terjadi di Malaysia sekarang, berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi tersebut terinfeksi dengan virus yang sama dengan kasus polio yang terjadi di Filipina. Saat ini Pemerintah Malaysia sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada sejumlah anak yang tinggal berdekatan dengan penderita tersebut.

Senin, 02 Desember 2019

Waspada HIV-AIDS di Sekitar Kita


Setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV-AIDS  dunia (World AIDS Day). Tujuan peringatan hari tersebut adalah untuk menumbuhkan kesadaran tentang wabah AIDS yang sudah melanda seluruh dunia. Pertama sekali digagas adalah pada tahun 1988 melalui pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia. Awalnya dicetuskan oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) di Geneva, Swiss pada Agustus 1987.Infeksi HIV adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menunjukkan adanya sindrom defisiensi imun sebagai akibat dari infeksi HIV. AIDS merupakan sekelompok kondisi medis yang menunjukkan lemahnya kekebalan tubuh, sering berwujud infeksi ikutan (infeksi oportunistik) dan kanker, yang hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Perkembangan penyakit AIDS tergantung dari kemampuan virus HIV untuk menghancurkan sistem imun tubuh penderita dan ketidakmampuan sistem imun untuk menghancurkan HIV. Bila virus HIV masuk ke dalam tubuh manusia, maka ia akan berusaha menempel pada sel dan masuk ke dalamnya. infeksi HIV menyebabkan sel sasarannya menjadi rusak sehingga pada saat jumlahnya sedemikian rendah maka sistim imun tubuh menjadi tidak dapat berfungsi untuk menghalau infeksi yang ringan sekalipun.

Minggu, 01 Desember 2019

Kapan Antibiotika Dibutuhkan?

Banyak dijumpai di masyarakat, bahwa penggunaan antibiotika sudah sangat marak terjadi. Masyarakat dengan mudah mendapatkannya, baik dengan langsung membeli sendiri ke apotek atau depot obat, menyimpan antibiotika cadangan di rumah dan terkadang juga sampai “memaksa” para dokter memberikan antibiotika. Padahal antibiotika tersebut hanya boleh diberikan atas indikasi saja dan bisa didapatkan kalau ada resep dari dokter. Mengapa hal demikian seperti “dibiarkan” terjadi? Padahal penggunaan antibiotika secara luas pada manusia yang tidak sesuai dengan indikasi akan mengakibatkan resistensi antibiotika secara signifikan. Bahkan bisa terjadi multi drug resistance (resistensi terhadap banyak jenis obat).

Tertarik dengan kegiatan dan layanan informasi yang kami berikan?
Anda dapat memperoleh informasi terbaru melalui email.