
Rabu, 29 April 2020

Senin, 13 April 2020

TBC di Tengah Wabah Corona
Walaupun
saat ini kita sedang berada dalam wabah virus corona yang melanda Indonesia dan
dunia, akan tetapi permasalahan penyakit tuberkulosis (TBC) jangan kita
lupakan. Sampai saat sebelum Covid-19, TBC masih menjadi pembunuh di dunia
sehingga dikenal dengan istilah “Captain
of the Men of Death”. TBC menyebabkan kematian sebanyak 4000 orang per hari
dan sebanyak 1,5 juta orang per tahun di dunia. Setiap tanggal 24 Maret diperingati
sebagai World TB Day atau Hari Tuberkulosis
Sedunia (HTBS). Peringatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat
bahwa TBC masih menjadi epidemi di dunia dan di Indonesia masih menjadi
penyebab kematian nomor satu. Indonesia menetapkan tema nasional peringatan
HTBS tahun 2020 adalah “Saatnya Anak Indonesia Bebas TBC, untuk Indonesia
Unggul”.
Minggu, 05 April 2020

Mencegah Covid 19 pada Anak
Saat
ini dunia sedang menghadapi pandemi virus corona baru. Suatu penyakit baru yang
dinamakan dengan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Penyakit yang menyerang
saluran pernafasan dan paru yang pertama sekali terjadi di Kota Wuhan, Provinsi
Hubei, China. Awalnya kasus berupa pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya
dan menimbulkan banyak korban meninggal. Kemudian diumumkan bahwa penyebabnya
adalah virus SARS Cov 2. Penyakit yang disebabkan oleh virus
corona sudah pernah terjadi. Virus
corona ini merupakan virus yang sudah lama dikenal. Virus ini menyebabkan
gangguan pernafasan ringan sampai berat. Ada penyakit MERS (middle East Respiratory Syndrome} yang
pernah juga menjadi wabah di dunia, yang bersifat zoonosis, ditularkan dari
unta kepada manusia. Kemudia ada juga SARS (Systemic
Acute Respiratory Syndrome) yang ditularkan dari kucing luwak kepada manusia.
Nah untuk covid-19 ini belum jelas diketahui apakah berasal dari hewan dan
kemudian ditularkan kepada manusia.

Pakai Sarung Tangan bisa Cegah Corona?
Saat
ini Indonesia sedang dilanda wabah virus corona atau dikenal dengan penyakit Covid-19.
Termasuk juga di Aceh, terdapat 5 orang pasien Covid-19 yang positif, ada
pasien dalam pengawasan (PDP) serta ada juga orang dalam pemantauan (ODP). Berbagai cara dilakukan oleh
Pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit Covid
19 tersebut, baik mengenai apa itu covid 19, cara penularannya, gejala yang
timbul serta bagaimana cara pencegahannya. Penyakit covid 19 ini ternyata
sangat mempengaruhi semua lini kehidupan masyarakat. Ini bisa dimaklumi karena
memang angka kejadian kasus yang sangat banyak di dunia dan jumlah kematian
yang sangat tinggi. Masyarakatpun menjadi sangat khawatir dan berusaha waspada
serta melakukan berbagai langkah pencegahan.
Minggu, 15 Maret 2020

Apakah Mimisan Berbahaya?
Mimisan
merupakan keluhan yang paling sering dari para orang tua sehingga mereka
membawa bayi atau anaknya periksa ke dokter. Para orang tua merasa sangat cemas
bila anaknya mengalami mimisan. Mereka menjadi panik saat melihat darah yang
mengucur dari hidung si anak. Mimisan dalam istilah kedokteran disebut dengan
epistaksis. Apakah sebenarnya mimisan tersebut, apakah penyebabnya, hal apa
saja yang perlu dilakukan di rumah saat anak mengalami mimisan dan kapan
seorang anak harus dibawa periksa bila mengalami mimisan?
Selasa, 25 Februari 2020

Bullying Pada Anak
Beberapa
waktu lalu kita terkejut saat membaca berita dimana seorang pelajar di salah
satu sekolah menengah pertama (SMP) di Jakarta meninggal karena upaya bunuh
diri yaitu dengan melompat dari lantai empat sekolahnya. Dari informasi yang
beredar dikabarkan bahwa siswa tersebut selama ini sering mengalami bullying
atau perundungan (walaupun sudah dibantah oleh pihak sekolah). Terlepas dari
betul tidaknya kabar tentang bullying tersebut, hal ini sangat membuat ngilu. Sebelumnya
juga ada beberapa kasus yang hampir sama, terjadi bunuh diri pada remaja karena
mendapat perlakuan (dibully). Sungguh miris!
Minggu, 23 Februari 2020

Cegah Stunting dengan MP ASI Berkualitas
Berdasarkan
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) bahwa angka stunting pada anak balita yaitu
30,8% dan pada baduta 29,9%, menunjukkan penurunan dibandingkan Riskesdas 2013
dengan angka stunting 37,2%. Meskipun tren angka stunting mengalami penurunan, akan
tetapi angka stunting kita masih berada di bawah rekomendasi WHO (yaitu di
bawah 20%). Persentase stunting di Indonesia secara keseluruhan masih tergolong
tinggi dan harus mendapat perhatian khusus.
Senin, 03 Februari 2020

Corona Oh Corona
Serangan virus Corona menjadi trending topic saat ini di seluruh dunia, termasuk di Indonesia
bahkan juga di Aceh banyak masyarakat awam yang mulai membicarakan virus ini.
Postingan di media sosial setiap harinya tidak terlepas dari pembahasan ataupun
sekedar membagikan informasi tentang virus ini. Pada tanggal 31 Desember 2019, WHO China Country Office melaporkan
kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.
Sampai dengan 30 Januari 2020, secara global 7830 kasus konfirm di 20 negara dengan
170 kematian. Rinciannya berupa: China 7761 kasus konfirmasi (termasuk
Hongkong, Taiwan, dan Macau) dengan 170 kematian, Jepang (7 kasus), Thailand (14
kasus), Korea Selatan (4 kasus), Vietnam (2 kasus), Singapura (10 kasus), USA
(5 kasus), Nepal (1 kasus), Perancis (5 kasus), Australia (7 kasus), Jerman (4
kasus), UAE (4 kasus), Kanada (3 kasus), Kamboja (1 kasus), Finlandia (1
kasus), Srilanka (1 kasus).
Selasa, 17 Desember 2019

Awas Polio Mengintai Aceh
Minggu
yang lalu (tanggal 8 Desember 2019), kita dikejutkan dengan berita bahwa
ditemukan satu kasus polio di Malaysia. Ini merupakan kasus pertama di Malaysia
setelah negara tersebut bebas dari Polio selama 27 tahun sejak tahun 1992.
Informasi yang dikemukakan oleh Dirjen di Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor
Hisham Abdullah, mengatakan seorang bayi berusia tiga bulan di Negara Bagian
Sabah (tepatnya di wilayah Tuaran), diketahui telah terjangkit polio. Sebelumnya
di bulan September tahun 2019, juga terjadi dua kasus polio di Filipina, masing
masing menyerang anak usia 3 tahun dan 5 tahun. Dan diberitakan bahwa kasus
yang terjadi di Malaysia sekarang, berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi tersebut
terinfeksi dengan virus yang sama dengan kasus polio yang terjadi di Filipina.
Saat ini Pemerintah Malaysia sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada
sejumlah anak yang tinggal berdekatan dengan penderita tersebut.
Senin, 02 Desember 2019

Waspada HIV-AIDS di Sekitar Kita
Setiap
tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV-AIDS dunia (World
AIDS Day). Tujuan peringatan hari tersebut adalah untuk menumbuhkan
kesadaran tentang wabah AIDS yang sudah melanda seluruh dunia. Pertama sekali
digagas adalah pada tahun 1988 melalui pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia.
Awalnya dicetuskan oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi
masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) di
Geneva, Swiss pada Agustus 1987.Infeksi HIV adalah penyakit infeksi
yang disebabkan oleh virus HIV (Human
Immunodeficiency Virus). AIDS (Acquired
Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menunjukkan adanya sindrom
defisiensi imun sebagai akibat dari infeksi HIV. AIDS merupakan sekelompok kondisi medis yang menunjukkan lemahnya
kekebalan tubuh, sering berwujud infeksi ikutan (infeksi oportunistik) dan kanker,
yang hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Perkembangan penyakit AIDS
tergantung dari kemampuan virus HIV untuk menghancurkan sistem imun tubuh
penderita dan ketidakmampuan sistem imun untuk menghancurkan HIV. Bila virus
HIV masuk ke dalam tubuh manusia, maka ia akan berusaha menempel pada sel dan
masuk ke dalamnya. infeksi HIV menyebabkan sel sasarannya menjadi rusak
sehingga pada saat jumlahnya sedemikian rendah maka sistim imun tubuh menjadi
tidak dapat berfungsi untuk menghalau infeksi yang ringan sekalipun.
Minggu, 01 Desember 2019

Kapan Antibiotika Dibutuhkan?
Banyak
dijumpai di masyarakat, bahwa penggunaan antibiotika sudah sangat marak terjadi.
Masyarakat dengan mudah mendapatkannya, baik dengan langsung membeli sendiri ke
apotek atau depot obat, menyimpan antibiotika cadangan di rumah dan terkadang
juga sampai “memaksa” para dokter memberikan antibiotika. Padahal antibiotika
tersebut hanya boleh diberikan atas indikasi saja dan bisa didapatkan kalau ada
resep dari dokter. Mengapa hal demikian seperti “dibiarkan” terjadi? Padahal
penggunaan antibiotika secara luas pada manusia yang tidak sesuai dengan
indikasi akan mengakibatkan resistensi antibiotika secara signifikan. Bahkan
bisa terjadi multi drug resistance (resistensi
terhadap banyak jenis obat).
Rabu, 20 November 2019

Wasting, Stunting dan Gizi Buruk
Belakangan
ini istilah stunting sudah santer sekali tersebar, baik di media sosial, surat
kabar, televisi, radio, serta beredar luas di masyarakat. Stunting merupakan
suatu kondisi dimana tinggi badan seseorang lebih pendek dibandingkan tinggi
badan orang lain pada umumnya (yang seusia). Penyebab stunting adalah kurangnya
asupan gizi yang diterima oleh janin/bayi. Stunting saat ini menjadi masalah
serius di Indonesia.
Stunting
berarti pendek tapi tidak semua anak pendek adalah stunting. Stunting adalah
kondisi gagal
tumbuh akibat kekurangan gizi di 1000 HPK (seribu hari
pertama kehidupan) anak. Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa
dan lanjut usia. Kekurangan gizi sejak dari dalam kandungan bisa menimbulkan gangguan
pada pertumbuhan otak dan organ lain, yang mengakibatkan anak lebih berisiko
terkena berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Ada
dua syarat untuk mengatakan seorang anak mengalami stunting, yakni malnutrisi
dan mengalami infeksi kronis.
Langganan:
Postingan (Atom)
