
Minggu, 17 Maret 2019

Sabtu, 02 Maret 2019

Telan Sendiri Asap Rokokmu, Bro!!
Rokok
masih menjadi permasalahan di Indonesia. Konsumsi rokok masih sangat tinggi.
Data menunjukkan bahwa konsumsi tembakau meningkat dengan pesat dalam 30 tahun
terakhir. Hal tersebut disinyalir berkaitan dengan tingginya angka pertumbuhan
penduduk, harga rokok yang relatih murah, adanya pemasaran yang secara leluasa
beredar di masyarakat dan kurangnya pengetahuan akan bahaya yang ditimbulkan
oleh rokok atau tembakau.
Sabtu, 09 Februari 2019

Deteksi Dini PJB pada Anak
Penyakit
Jantung Bawaan (PJB) merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi pada
bayi dan anak bila dibandingkan dengan kelainan bawaan lainnya yang berupa kelainan bawaan
paru, saluran cerna, anggota gerak dan sebagainya. Masyarakat awam sering menyebutnya dengan istilah
jantung bocor. Penyakit ini dibawa sejak dari lahir dimana ditemukan kelainan
pada struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung yang terjadi akibat
gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal perkembangan
janin di dalam kandungan.
Minggu, 27 Januari 2019

Kejang Demam pada Anak, Bahayakah?
Kejang
demam merupakan suatu kondisi yang sangat ditakutkan terjadi oleh sebagian
besar orang tua. Dengan asumsi bahwa semakin tinggi demam akan berpotensi
terjadi kejang, maka orang tuapun akan semakin khawatir apabila anaknya
mengalami demam tinggi. Yang terbayang bahwa anaknya dengan demam tinggi maka
sebentar lagi bisa terjadi kejang. Apakah pendapat demikian benar adanya? Sudah
tepatkah penanganan yang dilakukan selama ini di rumah?
Sabtu, 26 Januari 2019

Stuntingkah Anak Anak Kita?
Setiap tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari
Gizi Nasional. Tahun 2019 ini menjadi peringatan yang ke-59 dengan tema
“Membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi”. Gizi
masih menjadi masalah bagi anak di Indonesia termasuk juga di Aceh. Saat ini
sekitar 8 juta anak mengalami kondisi pertumbuhan yang tidak maksimal. Data masalah gizi balita yang secara umum menunjukkan terdapat
peningkatan angka stunting. Menurut Organisasi Kesehatan
Dunia WHO, stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat
bila angkanya melebihi 20%. Berdasarkan data dari
Kemenkes RI yaitu Pemantauan Status Gizi, angka stunting di tahun 2015 yaitu 29
%, tahun 2016 yaitu 27,5% dan tahun 2017 sebanyak 29,6%.
Sabtu, 05 Januari 2019

Aceh Lumbung Difteri
Apakah
kita semua masyarakat Aceh masih ingat dengan difteri? Sudah pahamkah dengan
penyakit mematikan tersebut? Aceh, daerah tempat tinggal kita ini dilanda wabah
penyakit difteri sejak tahun 2012. Puncak kasus yang sangat banyak mulai ada di
tahun 2017 dan pada saat itu kita sudah melakukan ORI (Outbreak Response Immunization)
yaitu suatu respon pemberian imunisasi massal saat terjadinya wabah. ORI
tersebut yang dilakukan sebanyak 3x di wilayah provinsi Aceh yang ditemukan
kasus difteri. Pada saat tersebut selama beberapa bulan difteri menjadi trending topic di media massa termasuk
media cetak. Kepanikan juga terasa (terjadi). Yang sebelumnya banyak para orang
tua yang tidak mengimunisasi anaknya karena ragu (akibat berbagai isu yang
tidak bertanggung jawab) atau tidak sempat karena kesibukan, akhirnya membawa
anaknya untuk imunisasi.
Minggu, 16 Desember 2018

Waspada Demam Berdarah
Saat
ini Indonesia memasuki musim hujan. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue
Hemorrhagic Fever (DHF) biasanya akan mengalami peningkatan drastis dan hampir
setiap tahun DBD menyebabkan epidemi pada musim hujan. Kenapa demikian? Karena
pada musim hujan, populasi nyamuk Aedes Aegypti (nyamuk yang menjadi perantara
virus dengue penyebab DBD) meningkat karena banyaknya tempat untuk berinduknya
nyamuk tersebut sehingga semakin mudah berkembang biak. Tempat yang berbentuk
seperti wadah yang tergenang hujan bisa berupa selokan, saluran air di halaman
rumah, pot bunga, ember, wadah plastik bekas, bekas ban mobil bisa menjadi
tempat yang disukai oleh nyamuk tersebut untuk tinggal dan berkembang biak.
Nyamuk ini sangat dekat dengan manusia di segala aktivitas kegiatan manusia.
Baik itu di rumah, tempat kerja, sekolah, pasar dan di berbagai tempat yang
lain.
Minggu, 02 Desember 2018

Infeksi Virus Rubella
Infeksi
Virus Rubella sudah lama menjangkiti manusia di seluruh dunia. Virus ini
ditemukan pada tahun 1814 dan oleh George Maton. Pada tahun 1884 oleh Henry
Veale menamakan dengan Rubella yang berarti merah kecil. Rubella merupakan
penyakit virus yang sangat menular. Penyebabnya yaitu Virus Rubella dari genus
Rubivirus, family Togaviridae. Penyakit Rubella ini juga dikenal dengan istilah
Campak Jerman..
Minggu, 18 November 2018

Mengenal Penyakit Jantung pada Anak
Jantung
merupakan organ yang sangat penting dalam kehidupan seorang manusia. Jantung
berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh yang berarti berperan penting dalam
hal mempertahankan peredaran darah dan memastikan kecukupan pasokan oksigen dan
nutrisi ke seluruh tubuh. Jadi sangat berperan dalam tumbuh dan kembang seorang
anak. Adanya kelainan pada jantung menjadi salah satu penyebab terjadinya
gangguan gizi dan juga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.
Minggu, 04 November 2018

Mengapa Imunisasi Penting?
Imunisasi
adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang
terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut
tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
Di Indonesia, program imunisasi nasional sudah dijalankan oleh Kementerian
Kesehatan sejak tahun 1977. Namun sebenarnya imunisasi di Indonesia sudah
berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Setelah Indonesia merdeka, program
imunisasi dilaksanakan sejak tahun 1956 melalui pemberian imunisasi cacar
(variola) dan BCG.
Kamis, 20 September 2018

Campak dan Rubella dari Perspektif Ekonomi
Aceh
saat ini menjadi satu satunya provinsi yang belum melaksanakan kembali program nasional
imunisasi Measles Rubella (MR). Hal tersebut berkaitan dengan belum keluarnya
instruksi dari Bapak Gubernur
dan juga Fatwa MPU Aceh. Provinsi lain di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi
dan Luar Pulau Jawa lainnya yang pada awalnya juga menunda, sudah memulai
kembali setelah dikeluarkannya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 33 tahun
2018 yang membolehkan penggunaan vaksin MR. Secara lengkapnya Fatwa MUI ini
tertuang pada poin tiga yang berbunyi,” Penggunaan Vaksin MR produk dari SII
pada saat ini, dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan (darurat
syar’iyyah), belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci serta ada keterangan
dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat
tidak diimunisasi dan belum adanya vaksin yang halal. Kebolehan vaksin MR tidak
berlaku jika ditemukan adanya vaksin yang halal dan suci.”
Kamis, 30 Agustus 2018

Imunisasi MR, Bagaimana Nasibmu?
Bulan
Agustus dan September tahun 2018 ini seharusnya menjadi waktu pelaksanaan
imunisasi Measles Rubella (MR) untuk di luar Pulau Jawa termasuk di Aceh. Di
Pulau Jawa sudah berlangsung tahun lalu pada bulan Agustus dan September 2017.
Vaksin MR ini merupakan vaksin yang baru digunakan di Indonesia, merupakan produksi
dari Negara India dan disubsidi oleh Pemerintah, yang berarti diberikan secara
gratis kepada masyarakat. Vaksin ini untuk mencegah penyakit measles (campak)
dan Rubella.
Langganan:
Postingan (Atom)
